PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) (yang selanjutnya disebut PT TWC) didirikan pada 15 Juli 1980 berdasarkan Akta Pendirian Perusahaan yang dibuat oleh Notaris Soeleman Ardjasasmita, SH Nomor 19 tanggal 15 Juli 1980 beserta perubahan – perubahannya terakhir Nomor 11 tanggal 4 Desember 2013 Jo. Nomor 29 tanggal 22 Desember 2015 oleh Notaris Woro Sutristiassiwi Sri Wahyuni, SH., serta mendapat Penyertaan Modal Negara RI untuk Pendirian Perseroan Terbatas sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1980.

PT TWC memiliki maksud dan tujuan untuk melakukan usaha di bidang pengusahaan lingkungan Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko serta peninggalan sejarah dan purbakala lainnya sebagai suatu Taman Wisata dan Usaha di bidang pariwisata lainnya, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perseroan untuk menghasilkan barang/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapatkan/mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas.

Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara, saat ini seluruh saham PT TWC merupakan milik Pemerintah Indonesia. Memegang semangat transformasi sebagai Indonesia Heritage Management, bidang bisnis utama PT TWC terbagi dalam 4 pilar yaitu, Heritage Park, Cultural Park, Amenities dan Attraction serta didukung subsidiaries PT Bhumi Visatanda dan PT Management CBT Nusantara. Pada tanggal 1 Juli 2021, PT TWC mendapat kepercayaan dari Pemerintah RI dalam Kerja Sama Pemanfaatan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) bersama Kementerian Sekretariat Negara RI.

1978
Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Jepang melakukan kajian Tourism Development study of National Archeological Parks at Borobudur and Prambanan in Mid-Java dengan hasil Studi JICA sebagai Masterplan pendirian PT TWC BP RB (Persero)
1980
PT TWC didirikan dengan nama PT Taman Wisata Candi Borobudur dan Prambanan (Persero) berdasarkan Penyertaan Modal Negara Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1980 Jo. Peraturan Pemerintah No. 52 Tahun 1993
1980
Kementerian Keuangan diminta untuk mengembangkan PT Taman Wisata Candi Borobudur dan Prambanan (Persero) dibawah Departemen Perhubungan.
1985
Masa Operasional PT TWC BP RB (Persero) dibawah naungan Departemen Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi.
1992
Operasional pengelolaan PT TWC dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden No. 1 Tahun 1992.
1994
Cakupan pengelolaan diperluas dengan masuknya Keraton Ratu Boko sejak tanggal 3 Agustus 1994, sehingga perusahaan berubah nama menjadi PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (PT TWC BP RB) (Persero)
1996 - Sekarang
Operasional PT TWC BP RB (Persero) berada dibawah naungan Kementerian BUMN.

VISI

Menjadi pengelola dan pengembang cagar budaya dan budaya yang berstandar Internasional

MISI

  • Mengelola dan mengembangkan lingkungan warisan/cagar budaya agar selaras dengan upaya pelestarian secara berkelanjutan.
  • Menjalankan usaha yang berdaya saing, kreatif, inovatif, ramah lingkungan yang ekselen dan memberikan pengalaman wisata yang mengesankan (Customer Experience).
  • Mengembangkan program pemberdayaan masyarakat dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomI\ masyarakat sekitar kawasan.

BUDAYA PERUSAHAAN

Budaya perusahaan merupakan nilai-nilai yang diciptakan atas komitmen dari semua pihak dalam Perusahaan, yang menentukan perilaku organisasi dan individu dalam memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan Perusahaan.

Guna mencapai budaya kerja tersebut nilai-nilai yang dikembangkan adalah “AKHLAK”:

  • Amanah : memegang teguh kepercayaan yang diberikan.
  • Kompeten : terus belajar dan mengembangkan kapabilitas.
  • Harmonis : saling peduli dan menghargai perbedaan.
  • Loyal : berdedikasi dan mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara.
  • Adaptif : terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan.
  • Kolaboratif : membangun kerja sama yang sinergis.