Sinergi TWC & KAI Wujudkan Toilet Standar Internasional di DPSP Borobudur

3 minutes

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) menggandeng PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mewujudkan toilet berstandar internasional di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur. Program Sinergi BUMN ini dilakukan untuk menghadapi era pascapandemi.

Corporate Secretary PT TWC Emilia Eny Utari bersama VP CSR PT KAI Agus Setijono meresmikan revitalisasi toilet berstandar internasional di DPSP Borobudur, Kamis (9/9/2021). Hadir pula dalam kesempatan itu Kepala Bidang Keolahragaan Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Magelang Subiyantara, Plt GM TWC Borobudur Jamaludin Mawardi, Manajer Humas KAI Daop 6 Supriyanto, TJSL & SME Founding Manager PT TWC Bambang Sarwo Eddy, Infrastructur Development Manager PT TWC Kristiono Wibowo serta jajaran Forkopimcam Borobudur.

Dalam sambutannya, Corporate Secretary PT TWC Emilia Eny Utari menyambut baik kerjasama ini. Dirinya berharap program ini bisa diimplementasikan di kawasan super prioritas lainnya untuk mewujudkan pelayanan yang prima di destinasi pariwisata super prioritas Indonesia.

“PT TWC mendukung program sinergi BUMN untuk ikut serta mewujudkan pelayanan prima pada destinasi super prioritas, terlebih Borobudur ini. Semoga program ini bisa terlaksana dengan baik sebagai persiapan menyambut era pascapandemi nanti,” terangnya.

Revitalisasi toilet di zona II TWC Borobudur ini menjadi perhatian khusus bagi sinergi BUMN ini. Terlebih, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah mencanangkan program toilet yang nyaman sekaligus memenuhi unsur kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan keberlangsungan lingkungan yang menjadi perhatian utama wisatawan di era pascapandemi.

“Salah satu fokus utama kita memang menghadirkan pelayanan prima dengan implementasi CHSE di era pandemi ini. Toilet yang bersih, aman dan nyaman menjadi perhatian khusus yang kita lakukan di tiap destinasi kelolaan TWC,” lanjutnya.

VP CSR PT KAI Agus Setijono mengatakan bahwa dukungan kepada TWC untuk menghadirkan toilet yang berstandar internasional ini sesuai dengan prinsip KAI sendiri. “Kalau di KAI, toilet itu yang utama. Kalau toilet bersih itu orang akan cerita. Dari cerita itu para pengunjung Borobudur bisa tertarik dan mencoba merasakannya langsung,” terangnya.

Agus Setijono mengatakan bahwa toilet bertaraf internasional harus bisa diakses oleh semua orang, termaksud para disabilitas. “Awal kami melihat memang belum berstandar, khususnya bagi difabel. Sekarang toilet itu bisa dimanfaatkan oleh seluruh wisatawan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Keolahragaan Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Magelang Subiyantara yang membacakan arahan Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Magelang mengatakan bahwa kombinasi antara kebersihan lingkungan, sarana serta SDM yang berkualitas dalam memberikan pelayanan yang prima merupakan kunci dalam mewujudkan destinasi yang akan dikenang oleh wisatawan.

“Kebersihan lingkungan, sarana pariwisata, alat perlengkapan pelayanan, manusia yg memberikan pelayanan dikombinasikan dengan penataan yang teratur, tertib dan serasi akan membuat wisatawan merasa betah serta memberikan kenangan yang baik di Borobudur,” ungkapnya.