PT TWC Salurkan Dana Kemitraan

2 minutes

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) menyalurkan dana kemitraan kepada delapan mitra binaan di Kantor Pusat TWC, Sleman, Yogyakarta, Selasa (24/8/2021). Bantuan dana usaha senilai 225 juta rupiah ini diserahkan langsung oleh Corporate Secretary PT TWC Emilia Eny Utari didampingi TJSL & SME Founding Manager Bambang Sarwo Eddy diserahkan kepada perwakilan penerima manfaat Feni Nur Cahyo.

Dana disalurkan kepada mitra binaan dari berbagai sektor usaha, seperti perdagangan, jasa, perikanan dan properti. Bantuan yang diberikan ini sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDG) pilar ekonomi lingkungan untuk mendukung keberlangsungan Usaha Mikro Kecil (UMK) yang berada di sekitar perusahaan.

“Kami sebagai pengelola destinasi yang terdampak, tetap melaksanakan tanggung jawab sosial kami bagi warga sekitar, terutama di bidang pembiayaan Usaha Mikro Kecil ini. Besar harapan kami, bantuan ini bisa digunakan semaksimal mungkin untuk membantu usaha agar naik kelas,” terang Emilia Eny Utari.

PT TWC melalui divisi Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Bidang Kemitraan sangat memperhatikan perkembangan usaha mitra binaan. Perkembangan usaha ini merupakan tanggung jawab BUMN agar mitra binaan bisa berkembang lebih baik lagi.

“Kami akan monitoring semua mitra yang ada. Saya memperhatikan, usah ini rajin atau tertib. Saya bilang ke Pak Edy, kalau memang bagus dan tertib, maka harus naik kelas. Kami hanya membantu di awal saja, selanjutnya mitra bisa naik dengan dengan melakukan peminjaman di bank yang nilainya lebih besar lagi,” lanjutnya.

TJSL & SME Founding Manager Bambang Sarwo Eddy menambahkan bahwa dana ini sudah semestinya digunakan untuk mendukung kemajuan bisnis para mitra binaan. “Maka, kami mohon jangan diabaikan dan wajib dipergunakan sebaik mungkin dengan penuh perhitungan untuk kemajuan usaha bapak ibu semuanya,” terang Eddy.

Salah satu penerima manfaat, Feni Nur Adicahyo mengatakan bantuan ini akan dipergunakan untuk pengembangan area homestay miliknya yang berada di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur.

Sementara Markus Priyanto mengaku merintis usaha baru. Peternak lele dari Jumowo Karanganyar, Jawa Tengah ini akan mengembangkan usaha konveksi di tengah pandemi ini.

“Kami sudah merintis usaha konveksi yang memproduksi masker serta kebaya pesanan di tengah pandemi ini. Dana kemitraan ini bisa mendukung keberadaan usaha kami,” ujarnya.