PT TWC Gelar KICK OFF Tahun 2021

2 minutes

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) Edy Setijono membuka secara langsung kegiatan Kick Off Meeting, di Gedung Trimurti, Kompleks Teater dan Pentas Ramayana, Yogyakarta, Kamis (18/2/2021). Kegiatan yang dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ketat ini dilakukan dengan tujuan untuk menyelaraskan rencana kerja yang akan dilaksanakan di tahun 2021 ini.
Dalam sambutan pembukanya, Dirut PT TWC mengajak para Senior Leader agar lebih mengembangkan diri ke depan. Terlebih, banyak agenda serta program kerja yang nantinya menjadi tantangan tersendiri, seperti program holding yang digagas Kementerian BUMN ini.
“Mari kita ubah mindset kita, bahwa TWC ini bisa menjadi lebih baik lagi. Ini menjadi modal besar untuk mengejar target-target kita. Semoga kita bisa mewujudkan harapan pemegang saham,” tuturnya.
Dalam acara ini, jajaran direksi satu persatu menyampaikan rencana kerja yang akan dilaksanakan di tahun 2021 ini. “Di tahun ini, tantangan kita semakin besar. Namun, peluang untuk kita dalam meningkatkan diri menjadi lebih baik semakin terbuka,” lanjut Edy Setijono.
Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT TWC Hetty Herawati mengajak para stakeholder di TWC untuk meningkatkan kecintaan terhadap peninggalan heritage yang menjadi landasan bisnis TWC.
“Kita bangun TWC yang mumpuni untuk mengelola kawasan heritage. Kawan-kawan harus punya rasa passion ke situ. Kalau tidak, tidak bisa menjiwai pekerjaannya, dan tidak bisa membuat pengunjung excited,” terang Hetty Herawati.
Di masa pandemi ini, Hetty tetap optimis terhadap kondisi pariwisata di Indonesia. Menurutnya, setelah warga mendapat vaksin secara menyeluruh, maka travel akan aktif kembali. Menurutnya, kondisi pasca pandemi perlu dipersiapkan sejak kini.
“Program utama kami diantaranya menghadirkan convenient and safe park serta quality tourism. Selain itu, semua destinasi TWC pun telah mengantongi sertifikat CHSE yang menjadi bukti kita ingin memberikan yang terbaik bagi pengunjung,” lanjut Hetty.

Direktur Teknik & Infrastruktur Mardijono Nugroho mengatakan timnya akan mendukung kebijakan dari direksi, misi tim marketing, misi dari keuangan untuk melakukan investasi yang bertanggung jawab.
Direktorat Teknik & Infrastruktur juga akan melakukan program-program seperti pengembangan teknologi serta implementasi energi terbarukan. Selain itu, sistem transaksi cashless di destinasi juga akan lebih ditingkatkan kepada wisatawa.
“Ada program seperti solar panel, kendaraan bebas BBM seperti sepeda listrik. Kami mohon dukungan teman-teman, terutama transaksi cashless. Implementasinya harus dijaga, bahkan ditingkatkan,” tutur Mardijono.
Direktur Keuangan, SDM & Investasi Palwoto menjabarkan pentingnya pengembangan talenta SDM di perusahaan, terutama dalam menghadapi program Holding BUMN.