Gending Jawa Jadikan Wisata di Candi Prambanan Seperti Kembali Ke Masa Lampau

2 minutes

 

Alunan gending Jawa terdengar merdu pagi ini di Taman Wisata Candi Prambanan. Alunan gending – gending Jawa ini berasal dari sekelompok anak yang tergabung dalam Paguyuban Karawitan Polah Bocah Kenongo Laras. Mereka tampil menghibur para wisatawan yang berkunjung ke Prambanan Kamis 21 Juni 2018. Alunan gending Jawa ini menjadikan suasana seperti kembali ke masa lampau.

“ Kami dari Paguyuban Karawitan Polah Bocah Kenongo Laras yang ada di Tegal Kenongo Tirtonirmolo Kasihan Bantul DIY. Anggota kami ada beberapa kategori, yang pertama anak –anak TK sampai kelas 3 SD, 3 SD samapi 2 SMP, kemudian ada juga remaja, pemuda, serta juga bapak – bapak dan ibu – ibu. Latihan untuk masing – masing kategori kita bedakan waktunya. Ini adalah pertama kalinya kami tampil di Candi Prambanan, kita tampil selama 3 jam disini. “ kata Pendamping Paguyuban Karawitan Polah Bocah Kenongo Laras Ardian Muharto.

Ardian Muharto mengatakan gending yang ditampilkan adalah gending – gending dolanan, gending – gending humoris, dan juga gending – gending yang tidak terlalu berat untuk anak – anak dan juga pendengar.

“ Anak – anak ini suka dengan karawitan, kemudian mereka juga ingin melestarikan budaya Jawa. Selain itu anak – anak ini sangat gampang menyerap ilmu yang diajarkan oleh guru dan juga tentunya ini menjadi kebanggan bagi mereka bisa tampil di khalayak ramai. “ tambah Ardian Muharto.

Ardian Muharto juga mengharapkan melalui pertunjukkan ini dapat mengundang masyarakat untuk semakin cinta kesenian budaya Jawa

“ Ini adalah sebuah kehormatan bagi kami dapat tampil di Candi Prambanan untuk menghibur wisatawan yang berkunjung di Candi Prambanan. Sekali lagi terima kasih untuk pengelola Candi Prambanan. Melalui pertunjukkan ini, semoga dapat melestarikan budaya Jawa, serta juga mengundang masyarakat untuk semakin cinta kesenian budaya Jawa. “ terang Ardian Muharto.