Dirut TWC Serahkan Award 5 Juara Program Akselerasi Prestasi Siswa

2 minutes

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) Edy Setijono menyerahkan award kepada lima siswa juara yang telah berhasil mengikuti Program Akselearasi Presatasi Siswa Rabu (11/07/2018).

Award ini serahkan kepada lima siswa dari dua sekolah dasar yang telah berhasil menerapkan program Akselerasi Prestasi Siswa sehingga bisa melanjutkan kesekolah favorit di daerahnya, yakni SD Sengon I Prambanan Klaten, Ogest Putra B, Desvita R dan Juwita Yunianingrum yang telah berhasil masuk menuju SMPN I Prambanan Klaten, SD Salakan Lor Sleman, Andrian Prasetya dan Allin Lintang Ramadhani yang telah berhasil masuk menuju SMPN I Kalasan Sleman.

Program Akselerasi Prestasi Siswa ini merupakan pilot project TWC melalui Program Kemitraan & Bina Lingkungan (PKBL)TWC sector pendidikan BUMN Hadir Untuk Negeri dari tiga sekolah dasar, yakni SDN Salakan Lor Selomartani Kalasan Sleman Yogyakarta, SDN Perumnas III Condong Catur Depok Sleman Yogyakarta dan SDN I Sengon prambanan Klaten.

Kelima siswa juara Program Akselearasi Prestasi Siswa ini masing-masing mendapatkan award dan hadiah berupa satu unit laptop yang diserahkan langsung oleh Direktur Utama TWC Edy Setijono beserta jajrannya di kantor pusat PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko.

“Inilah yang kita syukuri hari ini, bahwa sesuatu itu bukan karean kita yang menentukan tetapi karena yang diatas itu menentukan dan tugas kita berusaha dan kita sudah buktikan hari ini anak-anak kita bisa mencapai sesuatu yang mungkin selama ini belum bisa di capai sehingga masuk ke sekolah favorit”. Itulah yang di sampaikan Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko Edy Setijono ketika melakukan jumpa media di kantor TWC.

Lebih lanjut Edy mengatakan, saya melihat sesuatau kalau kita kerjakan dengan sunguh-sungguh itu pasti bisa, tidak ada satu yang berat, itu pasti tercapai karena memang semua itu sudah di takar, kalau kita bersunguh-sungguh mengupayakan dengan baik, tentunya berdoa juga, InsyaAllah kebuka, kalau kita memprogram, megarahkan maka anak-anak akan mengikuti program dan arahannya”

“Ini cambukan buat kita, buat orang tua, buat sekolah terutama, karena di sekolah itulah proses itu terjadi, inilah yang ingin kita coba lakukan bersama bagaiaman kita merubah paradigma yang ada selama ini bahwa jalur istimewa itu hanya untuk orang istimewa itu tidak ada, kita semua itu istimewa, kita itu semua bisa menjadi istimewa dengan program Ayo juara, karena kita ingin jadi juara.