Dirut TWC Kembali Resmikan Rumah Layak Huni di Kawasan Borobudur

3 minutes

Dirut TWC Kembali Resmikan Rumah Layak Huni dan Salurkan Bantuan Sarana Prasarana di Kawasan Borobudur

Edy Setijono, Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) setelah meresmikan rumah layak huni di kawasan Prambanan kini kembali meresmikan dua rumah layak huni di Dusun Ganjuran, Tuksongo dan Dusun Secang, Kalitengah, Giritengah dan menyalurkan bantuan sarana prasarana umun di wilayah Borobudur Magelang. Jumat, 18 Mei 2018. Sore

Peresmian rumah ini dibuktikan dengan menyerahkan simbolis kunci rumah sebagai tanda penyerahan rumah layak huni yang sudah selesai di bangun oleh PKBL TWC.

Selain itu Edy juga menyalurkan bantuan sarana dan prasarana untuk TPQ Darul Falah Dusun Bleder, Ngadiharjo Borobudur berupa pengeras suara portable, papantulis dan kipasangin.

OPRB Kecamatan Borobudur berupa gergaji cainsow dan genset. Untuk Masjid Al–Ma’sum dusun Gopalan, Borobudur berupa lampu gantung, Sajadah karpet dan cat dinding.

Kelompok lansia Syifa aunnajja Desa Sambak, Kajoran, Borobudur berupa wireless portable untuk kegiatan senam massal kelompoklansia. Bantuan pengerasan jalan Dusun Ngaran I, Borobudur. Bantuan kramik guna pembangunan Musshola Al–Amin MIMa’arif Kenalan Borobudur. Total keseluruhan bantuan sejumlah Rp.137.100.000,-.

Seperti yang sudah di beritakan TWC Media sebelumnya, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (persero) melalui Divisi Program Kemitraan & Bina Lingkungan (PKBL) TWC di tahun 2018 ini menganggarkan 4 Milyar yang dibagi menjadi beberapa sektor, sektor pendidikan, sektor kesehatan, sektor kemasyarakatan dan kemiskinan, sektor lingkungan hidup dan sektor kemitraan.

    

“Tahun ini program unggulannya sektor pendidikan yaitu program Akselerasi Prestasi Siswa untuk pendampingan belajar Siswa SD Kelas 6 untuk menghadapi Ujian Nasional, kita pilih di wilayah Prambanan, sekolah-sekolah yang lulusannya tidak pernah masuk sekolah pavorit, karena kwalitas, karena nemnya rendah”. Demikian yang dikatakan Edy SetijonoDirektur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero).

Lebih lanjut Edy mengatakan ada tiga sekolah yang di latih selama tiga bulan dengan mendatangkan guru khusus, disamping pola belajar percepatan, pendampingan untuk sikologinya, kita ajak keluar supaya mempunyai wawasan lebih luas. Target kita ini adalah berkompetisi dengan teman-teman dari yang bersekolah bagus dan kita beri stimulan, siapapun dari siswa SD ini bisa masuk sekolah pavorit itu kita kasih laptop, kalau semuanya bisa masuk ya kita kasih semuanya, malah kita senang, berarti anak-anak itu mampu bersaing dengan teman yang lain.

Selain itu Edy juga mengatakan Sektor Kesehatan, ” Kita akan programkan mengurangi angka gizi buruk, kita akan membuat motor sehat keliling ke desa-desa untuk memberi suplemen kepada anak-anak khususnya batita untuk supaya ada perbaikan gizi. Program kemitraan bantuan modal usaha. Tahun 2018 ini peluangnya terbuka lebar, kalau dulu plafonnya 75 juta kalau sekarang plafonnya 200 juta, jadi sebenarnya ini adalah peluang, artinya BUMN itu sudah memberikan peluang dan ini interesnya hanya 3%, kalau komersil itu bisa 8%,.

Tujuan kita adalah supaya masyarakat itu menjadi berdaya, betul-betul masyarakat itu kalau bisa menjadi pengusaha, wirausahawan. Sekecil apapun karena bantuan modalnya sudah kita sediakan, jaringan pemasarannya juga sudah kita sediakan tinggal kemauan dan kerja kerasnya.