PT TWC Bekerjasama Dengan Tospo & Trans China Dalam Meningkatkan Wisatawan

4 minutes

Jalin Kerjasama Dengan Tospo & Trans China, Taman Wisata Candi Targetkan Genjot Kunjungan Wisatawan China Lebih Banyak Lagi.

Delegasi Tospo & Trans hari ini Senin 16 April 2018 berkunjung ke Taman Wisata Candi. Kunjungan ini dalam rangka untuk lebih mengenal potensi Borobudur dan Prambanan serta beberapa destinasi wisata yang ada di Joglosemar yang menjadi tanggung jawab dari TWC. Diharapkan dengan adanya kunjungan ini dapat memberikan gambaran riil tentang potensi wisata yang ada sehingga dapat menarik minat wisatawan dari China untuk berwisata. Ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Taman Wisata Candi borobudur, Prambanan & Ratu Boko ( Persero ) Edy Setijono.

“ Kita berharap dari kunjungan ini mereka bisa memberikan suatu gambaran riil tentang potensi pariwisata yang ada. Tentunya targetnya adalah bisa menghadirkan mereka wisatawan – wisatawan dari China yang lebih banyak lagi. Kita juga libatkan dari Angkasa Pura 1 terkait dengan penerbangan, tetapi kita sangat berharap dengan pertemuan ini kita punya hubungan yang lebih baik dengan tourism dari China untuk kita bisa membuat program yang bisa menghadirkan wisatawan China yang lebih banyak lagi ditahun ini dan tahun mendatang. “ kata Edy Setijono.

Lebih lanjut Edy Setijono mengatakan, “Jadi nanti habis ini, akan ada kunjungan balik. Mereka datang kemudian mereka melihat, nanti mereka merancang sebuah tour yang memang punya favoribility yang lebih baik untuk wisatawan asal China. Nanti kita akan adakan kunjungan balasan ke mereka untuk melakukan bisnis tentang rencana kunjungan wisata. Kita berharap tahun ini mereka sudah mulai datang meskipun belum menggunakan reguler flight. Kita berharap tadi juga kita tawarkan beberapa event internasional kita untuk mereka bisa hadirmenggunkan direct flight. Oleh karenanya kita ajak Angkasa Pura I terkait dengan penerbangan dan seterusnya. “

“ Mereka sangat senang, ternyata promosi kita kurang dalam. Mereka hanya tahu ada Borobudur, Prambanan tapi mereka tidak memahami Borobudur itu apa, budayanya seperti apa, masyarakat sekitar seperti apa. Inilah tujuan mereka datang. Ini komunikasi imbal balik. Kita sudah pernah mengirim satu dokumen ke mereka terkait Borobudur, Prambanan , kebudayaan disekitar, masyarakatnya, living culture dan seterusnya ini. Mereka datang untuk melihatnya secara langsung. Kalau mereka bisa melihat langsung tentu mereka akan lebih obyektif dalam menilai dan ini bisa meningkat ke perjanjian kunjungan wisatawan.Ini juga membuka peluang untuk heritage – heritage yang ada di China untuk bisa kita joinkan dalam program Twin Heritage Program itu. Bhiva sebagai anak perusahaan dari TWC inilah yang akan menjadi operator untuk transaksinya karena disana juga akan melalui Trans, sebuah company dari China itu yang akan menjadi mitra operator kita. Diharapkan ini bis alebih lancar interaksi bisnisnya. “ tambah Edy Setijono.

Sementara itu Team Leader Grup ini Widjoyo Sukamto mengatakan “ Mandy adalah dari perusahaan Tospo, yang memiliki perusahaan bernama Hengdian. Hengdian adalah sebuah kota dimana ada Hollywood of China. Disana adalah tempat pembuatan film. Waktu Mandy datang ke Prambanan, dia melihat bahwaBorobudur dan Prambanan adalah sebuah potensi yang luar biasa. Ini karena melihat Hengdian yang membangun satu berbanding satu yang replika saja, kunjungan wisatawan disana 16 juta orang per tahun. Sedangkan di Borobudur yang merupakan bangunan ratusan tahun kunjungannya tidak sebesar itu. Sehingga dia punya peluang untuk mengajak tourism of China ini untuk bekersama dengan ( TWC ) Taman Wisata Candi dan dan tourism Indonesia untuk menggali lagi potensi apa yang bisa dikembangkan untuk Borobudur, Prambanan & Ratu Boko.”

“ Actually this is my second time to Jogja.I really like this place.The first time i came here is January. January I came here for lighting. But after i came this place woww…it’s very amazing. But unluckily a lot of chinese person don’t know this place. So, I want to use my relation and then tomorrow a lot of Chinese person can come here and know this place. “ kata Mandy dari Tospo / Hengdian Grup.

“ Saya sangat berterima kasih atas penyambutan yang diberikan ke kami, selanjutnya kami akan ke China untuk membuat program acara yang antara ke dua negara yaitu Indonesia dan China bisa kerjasama dan lebih erat. Untuk target waktu semua bisa dimungkinkan. Bisa tahun ini atau juga bisa tahun depan . “ kata peserta rombongan Tony Tan.