Pagelaran Mahakarya Borobudur 2018, Indonesia Berkain

3 minutes

Mahakarya Borobudur 2018, Edy Setijono,”Semoga pagelaran Mahakarya ini bisa menjadi inspirasi untuk lahirnya karya – karya anak bangsa lain ”

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko ( Persero ) bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia menyelenggarakan acara bertajuk BRI Prioritas Mahakarya Borobudur 2018 Indonesia Berkain yang dilaksanakan di Lapangan Aksobya Komplek Taman Wisata Candi Borobudur Magelang Jawa Tengah. Acara yang berlangsung megah tersebut begitu meriah, tidak hanya berupa peragaan busana batik, namun juga kolaborasi bidang seni. Ada seni teater, musik, visual yang dikolaborasikan untuk menampilkan keindahan batik Indonesia.

“ Alhamdulillah malam hari ini kita bisa berkumpul bersama dipelataran Candi Borobudur yang merupakan mahakarya para pendahulu kita yang telah ada sejak abad ke 7 dan 8. Ini adalah satu karya bangsa yang pada malam hari ini kami coba untuk apresiasi dengan menghadirkan juga mahakarya dari anak – anak bangsa sekarang, yang terinspirasi dari relief – relief yang ada di Candi Borobudur. Semoga pagelaran mahakarya ini bisa menjadi inspirasi untuk lahirnya karya – karya anak bangsa lain yang juga memiliki nilai yang sama besarnya, sama tingginya dengan nilai dari keberadaan Candi Borobudur ini. “demikian disampaikan oleh Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko ( Persero ) Edy Setijono.

“ Pagelaran Mahakarya Borobudur ini diselenggarakan oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko ( Persero ) yang didukung penuh oleh Bank Rakyat Indonesia Tbk, terima kasih sekali kepada manajemen BRI khususnya kepada BRI Prioritas yang juga peduli pada pelestarian kebudayaan bangsa kita.” Tambah Edy Setijono.

Staff Ahli Menteri Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Esthy Reko Astuti mengatakan,”Kaitannya dengan Mahakarya Borobudur ini dalam rangka World Heritage Day dan kita berada di Borobudur yang juga merupakan salah satu dari World Culture Heritage dari Unesco dan temanya juga dikolaborasi dengan batik yang juga menjadi salah satu dari Warisan Budaya tak Benda yang diberikan oleh Unesco dan dibuatlah temanya menjadi Indonesia Berkain karena kebetulan juga berkaitan dengan Hari Kartini. Jadi ini adalah suatu moment yang dikemas menjadi suatu event oleh TWC dan BRI dan kami dari Kementerian Pariwisata sangat mendukung ini adalah suatu event yang menarik dan diharapkan akan menarik wisatawan untuk berkunjung. “

“ Kita tahu bahwa Borobudur adalah salah satu dari 10 destinasi prioritas dan ini juga dipilih oleh BRI dalam peluncuran kartunya salah satunya adalah Borobudur dan Borobudur ini adalah destinasi prioritas pengembangan pariwisata dan kita sangat consern untuk pengembangan Borobudur.

Kita sudah ditargetkan oleh Presiden sampai tahun 2018 kunjungan wisatawan sebesar 17 juta. 2019 sebesar 20 juta wisatawan mancanegara. Untuk wisatawan nusantaranya sebesar 270 juta pergerakan ditahun 2018 dan 275 pergerakan di 2019. Diharapkan Borobudur sebagai salah satu destinasi prioritas dan satu tujuan yang utama target kunjungan wisatawan 2 juta di tahun 2019 bisa kita capai. Tentunya dampaknya baik bagi Borobudur, masyarakat sekitarnya, bisa lebih memberikan kesejahteraan dan berdampak. “ kata Esthy Reko Astuti.