Hari Warisan Dunia 2018

3 minutes

Peringati Hari Warisan Dunia 2018, Kepala BPCB Jateng Sukronedi Ajak Masyarakat Bersama – sama Melestarikan World Heritage

Hari ini Jumat 13 April 2018, Balai Pelestarian Cagar Budaya ( BPCB ) Jawa Tengah menggelar acara untuk memperingati Hari Warisan Dunia. Dalam acara ini, BPCB Jawa Tengah bersama dengan Umat Budhha menggelar acara doa bersama dan kegiatan bersih candi di Candi Sewu. Acara yang dihadiri langsung oleh Kepala BPCB Jawa Tengah Sukronedi ini berlangsung hikmat dan penuh kebersamaan.

“ Kegiatan hari ini dalam rangka untuk memperingati Hari Warisan Dunia yang jatuh pada tanggal 18 April 2018. Sebenarnya Hari Warisan Dunia itu sudah ditetapkan oleh ICOMOS (International Council on Monuments and Sites ) tahun 1982, kemudian UNESCO juga menetapkan pada Sidang Umum ke 22 tahun 1983 dan Indonesia sendiri sudah merayakan Hari Warisan Dunia ini sejak dua atau 3 tahun yang lalu. “ kata Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah Sukronedi.

Dalam acara tersebut Sukronedi juga mengatakan,” Kegiatan yang kita lakukan disini adalah salah satunya mengajak umat Budhha untuk bisa melakukan ritual sembahyang ,kemudian mereka melakukan konservasi Candi Sewu, tanggal 18 April kita juga mengajak anak – anak sekolah disekitar Candi Prambanan ini untuk mengkampanyekan Hari Warisan Dunia ini dan bagaimana mereka kita ajak untuk melestarikan candi – candi yang ada disekitar ini. Sehingga memang Hari Warisan Dunia ini seperti yang diamanatkan di ICOMOS dan UNESCO ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya melestarikan dan mengajarkan nilai – nilai luhur yang ada didalam Warisan Dunia itu sendiri. “

Selain itu pada tanggal 18 April 2018 nanti, BPCB Jateng juga akan mengajak anak – anak sekolah untuk bisa siaran di Radio Taman Wisata Candi untuk menceritakan rasa kebanggaan mereka yang memiliki Warisan Dunia disekitarnya.

“ Dengan banyaknya pengaruh asing, kita mencoba untuk menjelaskan dan memberikan informasi kepada generasi muda khususnya anak – anak sekolah bahwa mereka harus bangga memiliki warisan dunia yang ada disekitar mereka. Warisan dunia yang kita miliki itu bukan suatu pekerjaan yang mudah untuk bisa menjadi Situs Warisan Dunia. Situs Warisan Dunia itu adalah sits yang tidak hanya diakui oleh Indonesia, tetapi juga diakui oleh dunia karena nilai pentingnya itu yang sangat besar.Dunia saja mengakui, maka kita harus bangga akan hal itu. Harapan kami, mari kita bersama – sama melestarikan Warisan Dunia ini, karena pelestarian itu tidak hanya dari pemerintah tapi juga dari masyarakat sekitar. “ tegas Sukronedi.

Selain kegiatan doa bersama dan bersih candi di hari ini, BPCB Jateng juga akan menggelar Apel Hari Warisan Dunia 2018 serta Kampanye Hari Warisan Dunia melalui nonton bersama film ” Monumen Agung di Lembah Para Dewa”, Siaran bersama di Radio TWC serta talkshow pada tanggal 18 April 2018 dengan mengajak anak – anak SMA sekitar Prambanan.