BUMN Hadir Untuk Negeri, Dirut TWC Serahkan Bantuan Program Kemitraan

3 minutes

BUMN Hadir Untuk Negeri, Dirut TWC Serahkan Bantuan Program Kemitraan ke Mitra Binaan Senilai RP. 346. 500. 000

Sesuai dengan penugasan yang diberikan kepada BUMN sebagai agent of development, memerankan peran untuk upaya percepatan tercapainya tujuan pembangunan yaitu kesejahteraan masyarakat secara umum, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko ( Persero ) hari Kamis 12 April 2018 menyalurkan bantuan program kemitraan untuk mitra binaan yang ada di wilayah DIY dan Jawa Tengah ini yang nilainya mencapai Rp. 346. 500. 000. Bertempat di Ramayana Resto, penyerahan bantuan ini diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko ( Persero ) Edy Setijono.

“ Ini menjadi program yang dijalankan oleh TWC. Memang setiap tahun program PKBL harus kita jalankan selaras dengan penugasan yang diberikan kepada BUMN. Jadi BUMN ini secara umum diberikan tugas oleh pemerintah dua hal, yang pertama harus menjadi excellent corporation, dimana dia harus berkinerja bagus karena kinerja kita akan berkontribusi menjadi bagian dari pendapatan negara melalui deviden dan pajak. Kemudian yang kedua kita punya tugas sebagai agent of development, memerankan peran untuk upaya percepatan tercapainya tujuan pembangunan yaitu kesejahteraan masyarakat secara umum. Program PKBL ini disetiap BUMN dijalankan setiap tahun. Kali ini TWC menyalurkan bantuan program kemitraan untuk mitra binaan yang ada di wilayah DIY dan Jawa Tengah ini yang nilainya sekitar Rp. 346. 500. 000. “ kata Edy Setijono, Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko ( Persero ).

Edy Setijono juga mengatakan bahwa ini adalah suatu awal yang dijalankan di trimester pertama ini. Secara keseluruhan TWC di 2018 ini akan menyalurkan dana PKBL senilai 4 milyar. Ini diharapkan akan menjadi stimulan buat masyarakat untuk bisa lebih kreatif, lebih produktif dan mereka bisa menjadi pekerja – pekerja mandiri yang bisa mensejahterakan keluarganya masing – masing.

“ Untuk kriteria menjadi mitra binaan TWC ini, salah satu yang kita lihat tentunya adalah integrity si pengusaha. Kita melakukan interview dulu sebelum kita memberikan bantuan. Disana kita lihat pengusaha ini punya motivasi nggak untuk maju. Dan kita ingin kalau kita memberikan bantuan maka bantuan itu akan menjadikan akselerasi bisnisnya. Kalau itu sesuai seperti itu maka kita akan berikan bantuan. Kebetulan tahun 2017 – 2018 angka bantuan Program Kemitraan di BUMN plafonnya naik. Dari 70 juta, sekarang menjadi 200 juta. Ini adalah peluang yang luar biasa, tetapi ini hanya akan diberikan kepada pengusaha – pengusaha yang memang punya motivasi untuk maju besar. Kemudian kita berharap untuk pengusaha – pengusaha yang mau untuk bersinergi satu sama lain agar mereka bisa membangun juga daya saingnya sendiri. Kehadiran kami hanya sebagai akselerator.” Tambah Edy Setijono.

Terkait dengan manajemen, beberapa bulan yang lalu TWC mengundang seluruh mitra binaannya untuk diberikan knowledge management tentang digital marketing. Mitra binaan diajarkan untuk memasarkan, tidak hanya konvensional, tetapi juga pemasaran di media digital karena didalam Sinergi BUMN itu juga banyak marketplace yang bisa digunakan untuk transaksi rekan – rekan mitra binaan.

Sementara itu Sigit, salah seorang Mitra Binaan PKBL TWCdari Brajan Prambanan mengucapkan terima kasih kepada TWC untuk kerjasama yang telah dilakukan sehingga usahanya saat ini semakin maju.

“Saya setelah kenal TWC usaha saya maju dan saya sendiri tambah semangat kerja karena dibantu oleh TWC. Saya mengucapkan terima kasih kepada TWC karena cita – cita saya tercapai, saya terharu dan merasa senang sekali kerjasamanya dengan TWC ini. Usaha saya toko besi dan produksi batako. Sudah sejak 5 tahunan saya ini, kemudian saya kenal TWC ini, usaha saya tambah maju. Awalnya usaha saya kecil, dan ini semakin besar karena dibantu oleh TWC. Omset saya sebulan sekitar 30-an juta. Sekarang kendaraan saya ada dua. Harapan saya usaha saya dapat semakin maju dan bisa buka cabang lagi. “ terang Sigit.