BUMN Hadir Untuk Negeri, TWC Siap Bangun Tujuh Rumah Tidak Layak Huni

Tahun ini, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko Melalui Program Kemitraan & Bina Lingkungan “BUMN” Hadir Untuk Negeri akan memberikan bantuan berupa pembangunan 14 unit rumah tidak layak huni di sekitar lingkungan Taman Wisata Candi. Senin [11/09/2017].

Untuk membantu pembangunan rumah-rumah tersebut, Divisi PKBL TWC telah bekerjasama dengan Pemerintah Desa setempat untuk melakukan penyamaan data dalam memberikan bantuan dan untuk rumah tidak layak huni tersebut, Taman Wisata Candi menyalurkan bantuan berupa material untuk pembangunan rumah tidak layak huni dan hari ini pembangunan sudah di mulai dengan di tandai peletakan batu pertama di masing-masing rumah tidak layak tersebut.

Edy Tetuko Kepala Divisi PKBL Taman Wisata Candi mengatakan bahwa Divisi PKBL ada dua program dalam Program Kemitrtaan Bina Lingkungan, yang pertama program Kemitraan satu lagi program bina lingkungan, “Bina lingkungan ini sifatnya memberikan bantuan, ada tujuh sektor salah satunya sektor sarana dan prasarana umum. Untuk sarana dan prasarana umum seperti kita memberikan bantuan sifatnya RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) sampai dengan bulan Agustus 2017 ini ada tujuh rumah tidak layak huni yang di bangun, terbagi lima dari Prambanan Klaten dan 2 dari Prambanan Sleman salah satunya rumah bapak Ngadimin Seti Martono Dusun Margorejo Rt 22/09 Nangsri Manisrenggo Klaten dengan nilai material Rp. 25.000.000,-.

Edy menjelaskan, berdasarkan survey rumah milik bapak Ngadimin ini sangat layak diberikan bantuan karena tidak layak huni dengan di berikan bantuan ini bapak ngadimin bisa membangun lebih baik lagi dan juga lebih nyaman untuk di huni, melihat dengan keadaan sekarang tidur saja masih beralas kayu nantinya bisa di tata kembali yang lebih bagus, nyaman dan berharap untuk meningkatkan taraf hidup.

Sementara itu Lurah Nangsri Manisrenggo Sri Muryani mengucapkan terima kasih kepada Taman Wisata Candi atas bantuan rumah tidak layak huni yang dulu sudah pernah mendapatkan bantuan dan sekarang mendapatkan bantuan dari TWC melalui program PKBL senilai Rp. 25.000.000,- berbentuk material yang nantinya menambah layak lagi rumahnya dan nanti layak di gunakan dengan tambahan MCKnya menjadikan terbaik dari TWC dan menambah layak di huni bagi bapak Ngadimin sekeluarga.

Selain itu Lurah Kemudo Prambanan Herman Kristanto S. Sos mengatakan bahwa ini suatu yang sangat luar biasa kami cukup mengapresiasi dengan hal-hal ini dengan guyup rukun dan gotong royongnya warga, nanti apa yang jadi program dari TWC akan kami lakukan dengan sebaik mungkin”.

“Bantuan ini mudah-mudahan menjadi berkah baik di TWC sendiri lebih baik lagi dan juga warga kami secara ekonomi bisa meningkat dan harapan kami tidak cukup sekali ini karena masih banyak warga kami yang rumahnya tidak layak huni”.

Sedangkan untuk realisasi triwulan III sebanyak tujuh unit rumah dengan anggaran biaya sebesar Rp. 175.000.000,- dalam tahap pelaksanaan terdiri dari Rumah Bp. Nagimin Seti Martono Dusun Margorejo manisrenggo Klaten pekerjaaan buruh lepas pemetik buah kelapa, rumah Bp. Suparno Dusun Gunung Ampo Kemudo Klaten pekerjaan buruh lepas bongkar muat pasir, rumah Ibu Suminggir Dusun Gunung Ampo Kemudo Klaten pekerjaan sebagai buruh lepas, rumah Bp. Sudaryo Dusun Gunung Ampo Kemudo Klaten pekerjaan pedagang siomay keliling, rumah Ibu Tumiyem Dusun Gunung Ampo Kemudo Klaten pekerjaan sebagai buruh cuci dan mengasuh anak, rumah Ibu Welas Dusun Gunungsari Prambanan Sleman pekerjaan buruh tani dan rumah Bp. Darmorejo Dusun Nglumprit Prambanan Sleman. Prambanan. 11 September 2017.