Pelatihan Bela Negara Satuan Pengamanan TWCB, Membangun Rasa Kecintaan Terhadap Bangsa dan Negara

Magelang, 22 Agustus 2017. Dalam Undang Undang Dasar Tahun 1945 Pasal 27 ayat (3) dinyatakan bahwa “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”. Pasal 30 ayat (1) juga mengamanatkan hal yang sama, bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara”.
Dasar hukum ini diperkuat Undang Undang Nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara Pasal 9 ayat (1) yang mengamanatkan bahwa “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan negara”.
Semua dasar hukum tersebut menjamin hak setiap warga negara untuk mengikuti pelatihan Bela Negara. Demikian halnya dengan Satuan Pengamanan di Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB), yang memiliki tugas dan kewajiban menjaga stabilitas keamanan obyek wisata Candi Borobudur dan sekitarnya. Untuk itu, TWCB bekerjasama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0705 Magelang menyelenggarakan Pelatihan Bela Negara pada 22 – 24 Agustus 2017 di Kodim 0705 Magelang. Peserta diikuti oleh jajaran keamanan TWCB baik Satuan Pengamanan (Satpam), Satuan Petugas (Satgas) maupun Tanker yang bertugas di wilayah Candi Borobudur.
Komandan Kodim 0705/Magelang, Letkol Inf Hendra Purwanasari, General Manager Taman Wisata Candi Borobudur, Chrisnamurti Adiningrum turut hadir dalam acara pembukaan Pelatihan Bela Negara, bersama Perwira Kamtib PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko serta Asisten Manager Keamanan TWCB.
“Candi Borobudur adalah obyek vital, jadi petugas Satpam perlu dibekali Bela Negara. Satpam harus mendalami Bela Negara yang terdiri dari banyak hal termasuk wawasan Kebangsaan, Pancasila, juga skill yang hebat dalam pengamanan candi, seperti deteksi dini, pengamanan radikalisme, pengamanan pengunjung, dsb. Satpam juga harus tanggap terhadap berbagai situasi”, kata General Manager Taman Wisata Candi Borobudur, Chrisnamurti Adiningrum.
Pelatihan Bela Negara ini diselenggarakan dengan tujuan menumbuhkan rasa kecintaan kepada Bangsa dan Negara. Candi Borobudur yang merupakan Warisan Budaya Dunia ini harus mendapatkan pengamanan yang maksimal agar tetap lestari. Hal ini juga merupakan wujud rasa cinta terhadap Bangsa dan Negara Indonesia. Sekaligus merupakan wujud sinergitas antara Taman Wisata Candi Borobudur dan TNI bersama-sama dalam upaya Bela Negara terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain materi pelatihan Bela Negara, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai kegiatan penyegaran bagi para Satpam karena ada kegiatan outbound didalamnya. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 2 gelombang, 22-24 Agustus 2017 dan 29-31 Agustus 2017.