Ayo Ke Candi Sewu

Melalui Program “Ayo ke Candi Sewu” , PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko Bersama Dengan BPCB Jawa Tengah Ajak Siswa Sekolah Sekitar Prambanan Kunjungi Candi Sewu

Taman Wisata Candi Prambanan bersama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah, Divisi Cagar Budaya Taman Wisata Candi serta Radio Taman Wisata Candi menggelar Program “ Ayo ke Candi Sewu “. Program ini mengajak siswa – siswa sekolah yang ada di kawasan sekitar Prambanan untuk mengunjungi Candi Sewu di Komplek Taman Wisata Candi Prambanan. Acara yang digelar hari ini Rabu 2 Agustus 2017 menggandeng siswa SMA N 1 Prambanan dan SMA N 1 Jogonalan Klaten. Ada sebanyak 30 siswa bersama 2 guru pendamping yang mengikuti program Ayo ke Candi Sewu hari ini.

Dalam program “ Ayo ke Candi Sewu " ini para siswa diajak untuk menyaksikan film Manjusrighra di Studio Audio Visual Candi Sewu, mengunjungi Museum Candi Sewu dan menyaksikan perawatan, pemugaran serta pemeliharaan di Candi Sewu. Setelah mengunjungi Candi Sewu, para siswa kemudian belajar membuat redaksional pemberitaan di Museum Candi Prambanan serta berlatih siaran di Radio Taman Wisata Candi.

Kepala Unit Taman Wisata Candi Prambanan Pujo Suwarno mengatakan program ini adalah salah satu program edukasi ke anak – anak sekolah khususnya anak SMA yang pada periode ini diprioritaskan anak sekolah disekitar kawasan Prambanan.

“ Program ini adalah salah satu upaya bagaimana mengenalkan kepada siswa bagaimana agar mereka bisa tumbuh satu rasa kecintaan mengenai cagar budaya. Dan ini kedepan destinasi kunjungannya tidak hanya ke Candi Sewu saja tetapi juga ke candi – candi yang lain, seperti Candi Plaosan, Sojiwan, Keraton Ratu Boko termasuk juga kemungkinan ke Candi Borobudur. “

Sementara itu salah satu guru pendamping Maria Budi Prihartini dari SMA N 1 Prambanan mengatakan program Ayo ke Candi Sewu ini merupakan program yang sangat bagus dan sangat bermanfaat. Maria menambahkan bahwa program ini juga sesuai dengan kurikulum 13 yaitu anak belajar secara langsung di tempatnya. Seperti SMA Prambanan yang berada dilingkungan pariwisata, diharapkan anak – anak bisa memahami pariwisata apa saja yang ada di lingkungan mereka. Harapannya semoga program seperti ini dapat terus berlanjut sehingga dapat mengingatkan kepada generasi muda agar memahami seperti apa nenek moyang mereka membangun Candi dan juga program pemerintah yang ingin lebih mengexplore tentang pariwisata di Indonesia juga akan tercapai.