Jalan Sehat Puncak Perayaan HUT PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko ke 37 Diikuti Oleh Ribuan Peserta

Ribuan peserta dari keluarga besar PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko mengikuti jalan sehat sebagai Puncak perayaan HUT PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko ke 37 hari ini Minggu 30 juli 2017 di Taman Wisata Candi Prambanan. Jalan sehat yang dibuka oleh Direktur Utama Edy Setijono bersama jajaran direksi ini berlangsung meriah dan penuh keakraban. Acara ini dimeriahkan juga dengan berbagai lomba seperti lomba bakiak & tarik tambang.

Edy Setijono di sela – sela acara mengatakan ini adalah acara puncak peringatan HUT PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko ke 37. Diumur yang ke 37 ini tantangan ke depan semakin berat. Manajemen PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko menekankan hal yang utama adalah kebersamaan.

“ Dalam rangkaian kegiatan ulang tahun ini beberapa hal kita isi dengan kegiatan yang berfokus pada membangun team work. Salah satunya beberapa hari yang lalu kita adakan rafting misalnya. Tujuannya adalah membangun kekuatan team. Kekuatan team ini nantinya akan menjadi modal utama kita melakukan transformasi TWC ke depan. Saya kira gathering kita kali inipun menuju ke arah sana. Bagaimana kita membngun kebersamaan untuk mencapai suatu perubahan yang kita kejar menuju TWC yang lebih baik. “ kata Edy Setijono.

Edy Setijono menambahkan , “ Memasuki usia ke 37 ini ada dua hal yang akan dilakukan, yang pertama adalah visioning. Terkait dengan visioning ini menjadi tugas dari TWC ini untuk melakukan transformasi menuju Indonesia Heritage Manajemen Corporation, dimana ini adalah sebuah tanggung jawab yang lebih luas dari tanggung jawab yang selama ini menjaadi tanggung jawab dari TWC. Kita berharap mampu memprovide satu services dalam hal pengelolaan heritage site. Ini akan bertahap nanti pencapaiannya. Kita mulai nanti dari tingkat nasional dimana TWC akan mampu menjadi pengelola dari heritage site tingkat nasional, kemudian nanti bertahap meningkat lagi ditingkat ASEAN, kemudian regional dan nanti kita berharap mampu untuk bersaing di tingkat global dalam hal heritage site management. “