Ada wahana baru bernama Sinema Interaktif di Museum Samudraraksa di kompleks Taman Wisata Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Sinema interaktif ini bercerita tentang anak laki – laki bernama Raka yang berpetualang menembus ruang dan waktu, melihat kembali kejayaan Maritim Nusantara. Menampilkan tokoh – tokoh besar Maritim Nusantara yaitu: Panangkaran, Gunadharma, Mpu Sindok, Gadjah Mada, Malahayati dalam bentuk digital.

Ini adalah bagian dari upaya yang dilakukan oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko ( Persero) agar kapal Samudraraksa bisa lebih dikenal oleh masyarakat lebih luas khususnya generasi muda.

TWC mencoba mendekati generasi muda melalui metode digital, ini karena di era digital, bisa mengkomunikasikan cerita yang lebih panjang dalam ruang yang terbatas.

Metode digital ini dipilih agar Samudraraksa yang menjadi kebanggaan Indonesia ini bisa lebih terkomunikasikan dengan baik dan yang paling utama juga menjadi wahana untuk menumbuhkan kembali jiwa maritim anak-anak Indonesia.

Sinema Interaktif ini diharapkan dapat menjadi wahana hiburan baru sekaligus sebagai wahana edukasi bagi pengunjung khususnya anak-anak tentang Kejayaan Maritim Nusantara.

Untuk harga tiket Rp. 25.000. Jadwal pertunjukan dimulai pukul 07. 30 WIB.

Kapal Samudraraksa (pelindung lautan) merupakan kapal kayu bercadik ganda yang terbuat dari kayu yang berasal dari abad ke-8 di Nusantara yang digambarkan dalam beberapa relief Candi Borobudur, Jawa Tengah Indonesia.

Kegunaan cadik adalah untuk meyeimbangkan dan memantapkan perahu. Perahu Kano bercadik tunggal atau kembar adalah perahu khas bangsa Austronesia yang digunakan dalam penjelajahan dan penyebaran mereka di Asia Tenggara Osceania dan Samudera Hindia.