Pelajari Pengelolaan Objek Destinasi Pariwisata, Manajemen Operasional Pengelolaan Kawasan Pura Agung Besakih Bali Audiensi ke Taman Wisata Candi

Manajemen Operasional Pengelolaan Kawasan Pura Agung Besakih Bali hari ini beraudiensi ke PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko ( Persero ). Rombongan yang dipimpin oleh I Wayan Ngawit, Plt Manager Operasional Pengelolaan Kawasan Pura Agung Besakih Bali diterima oleh Sekretaris Perusahaan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko ( Persero ) Achmad Muchlis bersama dengan jajarannya.

“ Kita dari Manajemen Operasional Pengelolaan Kawasan Pura Agung Besakih Bali, karena kita pengelolaan Pura Agung Besakih, salah satu destinasi pariwisata di Bali tepatnya di desa Besakih, Karangasem Bali. Kita didalam mengelola objek destinasi itu baru. Keberadaan kita sesuai dengan Pergub 51 tahun 2016, kita resminya berdiri 26 Desember 2016, tapi untuk operasionalnya kita berjalan mulai tanggal 1 Januari 2017.Dalam pengelolaan itulah kami memerlukan banyak sekali referensi, belajar, dan inilah salah satu tujuan kita kunjungan ke Taman Wisata Candi untuk melakukan audiensi, untuk menimba ilmu bagaimana mengelola objek destinasi pariwisata untuk kemajuan suatu objek pariwisata di Bali walaupaun Bali sudah sangat terkenal destinasinya tapi kita khususnya di manajemen operasional ini baru 1,5 tahun.” Kata I Wayan Ngawit.

Lebih lanjut I Wayan Ngawit mengatakan sangat memerlukan pembelajaran tata kelola destinasi pariwisata.

“ Makanya kita sangat perlu untuk pembelajaran dari segala hal bagaimana tata kelola untuk mengatur salah satunya zona – zona ekonomi, kebersihan, pertamanan, termasuk juga bagaimana membedakan penjualan tiket untuk wisatawan domestik dan wisatawan asing. Termasuk juga kita belajar di administrasi dan bagaimana mengelola keuangan yang baik, akuntabel dan terpercaya. “ tambah I Wayan Ngawit.

Sekretaris Perusahaan TWC Achmad Muchlis dalam acara tersebut menjelaskan mengenai Perusahaan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko ( Persero ). Achmad Muchlis juga mengapresiasi kunjungan dari Manajemen Operasional Pengelolaan Kawasan Pura Agung Besakih Bali sebagai bentuk dari persaudaraan.

“ Kita di Prambanan ini kan ada ikatan batin dengan yang di Bali, termasuk yang di Ratu Boko, sehingga ini merupakan wujud paseduluran ( persaudaraan ) kita semua. Oleh karena itu kami selaku manajemen PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko ( Persero )mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kunjungan bapak ibu semua disini. Visi kedepan, kami diminta untuk pengembangan ke Indonesia Heritage Management Corporation. Tidak hanya mengelola 3 candi saja, diharapkan mengelola heritage yang lain baik it udi nasional kemudian berkembang di regional. Mudah – mudahan perjalanan kedepan bis akita lakukan dan barangkali kita juga bisa sinergi. Slain 3 candi itu kita akan kerjasama dengan candi, keraton dan yang lain dan bisa merupakan destinasi baru di Indonesia maupun di tingkat Regional. “ kata Achmad Muchlis.