Direktur Pemasaran dan Pelayanan Taman Wisata Candi Ricky SP Siahaan : “Tahun 2018, Taman Wisata Candi Akan Semakin Tingkatkan Kolaborasi Dengan KBRI Promosikan Pariwisata Indonesia. “

Di tahun 2018 ini, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko ( Persero ) akan semakin meningkatkan kolaborasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia yang ada di berbagai negara untuk mempromosikan pariwisata dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Taman Wisata Candi. Eropa, Asia dan Amerika adalah benua yang menjadi target promosi Taman Wisata Candi.

“ Pertumbuhan tingkat kunjungan wisatawan ke Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko karena adanya geliat – geliat pengembangan produk – produk baru,demikian juga adanya atraksi – atraksi, pelayanan – pelayanan dan lain sebagainya. Selain itu juga disebabkan oleh marketing dan promotion yang berjalan secara efektif sehingga ini menentukan performance yang terjadi pada tahun 2017. “ kata Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko ( Persero ) Ricky SP Siahaan.

“ Tahun 2018, secara klaster wilayah kita tetap konsisten untuk pasar Eropa yang wisatawan terbesar itu tetap kita pertahankan dengan inovasi – inovasi strategi promosi dan pemasaran lainnya. Nantinya kita akan lebih efektif lagi untuk memanfaatkan kantor – kantor KBRI yang ada disana. Karena sesungguhnya KBRI itu dan duta besar itu berdasarkan amanah ketika Bapak Presiden melantik para duta besar mengatakan bahwa duta besar itu juga berfungsi sebagai agent of promotion dari tourism Indonesia. Maka kita berkolaborasi dengan KBRI tersebut didalam promosi ke origin country yang ada di semua negara seperti Eropa, Asia dan lain sebagainya. Ini sudah kita jalin sejak beberapa tahun yang lalu. “ tambah Ricky.

“ Nanti kita akan melakukan semacam tourism exhibition di negara – negara tersebut yang bekerjasama dengan KBRI. Untuk tahun 2018 ini kita akan sasar negara China dan Asia yang lainnya karena geliatnya bagus. Begitu juga Amerika dan negara – negara yang lain. “